Minggu, 06 November 2016

Hujan di kotamu


Masih terbayang rintik gerimis dipagi itu. 
Di bawah langit pagi kotamu aku menyusuri sepi perjalanan. 
Saat pagi berhujan , saat tarian kabut masih menghiasi langit. 
Saat orang lain enggan beranjak dari suhu dingin , dan aku harus bergegas. 
Meninggalkan kotamu , kota dengan keagungan gunung-gunungnya, kota dengan keanggunan liukan ilalangnya , kota dengan kesunyian paginya . Kota dengan sejuta ketenangannya . 
Maka aku harus tetap meninggalkan kotamu, meninggalkan semua kenyamanan, meninggalkan harapku untuk bertemu denganmu . 
Meski ternyata, baru ku tahu , kau yg lebih dulu meninggalkan kota itu . 

Maka , aku hanya bisa temangu, menyimak tiap rintik hujan yg berubah menjadi serenada kenangan . 
Hingga hujan menatapku jenuh , rintik airnya berlirih sendu . sempat buatku terbayang semu . 

Tentang rindu, itu kamu . 

Saat hujan, apa kabarmu ? 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar