Sering kita mendengar kata, man from mars, woman from venus. Adakalanya istilah itu memang
benar, sangat berbeda jauh criteria keduanya, apalagi bila disatukan di “bumi”
pasti bukanlah hal yang mudah untuk menyatukannya. Dibeberapa kesempatan, saat
saya bertanya kepada kaum adam, siapakah yang mempunyai ego paling besar?
Perempuan atau laki-laki? Jawaban mereka adalah perempuan. Sedangkan saat saya
bertanya pada kaum hawa, ego siapa yang paling besar, laki-laki atau perempuan?
Mereka dengan antusias menjawab : laki laki.
Lah kenapa begitu?
Ya memang begitu, itu membuktikan bahwa keduanya memiliki
ego. Rasa ingin menang sendiri. Wajar saja, itu perasaan yang lumrah bagi
setiap jiwa. Malah aneh saja jika laki-laki mengakui bahwa kaumnya memiliki ego
yang lebih besar, atau bila perempuan juga seperti itu.
Nah, bagaimana ini?
Menyikapi masalah ini, penulis akan menjelaskan berbagai hal
meski tidak semuanya, hanya dibagian satu perasaan yang sudah tidak diasingi
lagi, apalagi kalo bukan cinta.
Dalam hal ini, saat jatuh cinta, dalam tubuh pria akan
muncul adrenalin, yakni suatu zat yang membuatnya selalu ingin mendapatkan
wanita yang ia sukai. Apalagi jika si wanita ini ternyata menjadi rebutan bagi
kaum adam, maka adrenalin ini akan semakin meningkat, membuat pria ini
melakukan apapun demi mendapatkan si wanita tersebut. Berbagai cara ditempuh,
rayuan dan gombalan, perhatian yang lebih, bahkan berani mengorbankan apapun,
seperti waktu, harta, atau bahkan nyawa.
Berbeda dengan perempuan, saat ia jatuh cinta, ia tidak
dengan mudah meyakini bahwa ia memiliki rasa itu. Perempuan sangat hati-hati di
awal. Butuh waktu bagi perempuan untuk menerima cinta dari pria lain dan butuh
juga waktu untuk mencintainya. Namun, keraguan di awal ini dengan mudah
terhapus saat melihat kenyataan akan sikap si pria yang membuatnya merasa
paling bahagia di dunia (pengaruh adrenalin tadi) dan mereka pun akhirnya
menjalin sebuah hubungan.
Tidak berhenti disini, ini baru di awal.
Bagi laki-laki, setelah mendapatkan si wanita itu, ia merasa
“dia sudah milikku” sehingga pria ini merasa bahwa ia tidak usah lagi merayu,
atau romantis seperti dulu. Dan setelah ia mendapatkan si wanita, adrenalinnya
jatuh merosot. Efeknya, kebanyakan laki-laki suka cuek setelah menjalin hubungan.
Berbeda jauh lagi dengan wanita, setelah mencintai, ia akan
dengan segenap jiwanya berusaha menjaga cintanya, dan lebih mencintai lagi pada
pasangannya. Inilah wanita. ia akan dengan mudah menuruti kemauan si pria karna
wanita ini merasa sudah terikatnya dengan hubungan yang erat.
Nah disinilah letak permasalahannya.
Bagaimana kita akan memadukan dua kepribadian, yaitu pria
yang lama-lama semakin cuek dengan wanita yang makin hari makin cinta, ini
adalah permasalahan besar bagi wanita.
Ia akan merasa bahwa pasangannya sudah tidak mencintainya
lagi. Karna memang berkurangnya perhatian dari si pria, namun pria merasa, buat
apa merayu lagi? Buat apa perhatian lebih lagi? Kan dia sudah jadi milikku.
Adakalanya si wanita merasa ingin perhatian dan keharmonisan seperti dulu saat
mereka jatuh cinta, tapi si pria beranggapan bahwa hal ini buang-buang waktu,
kurang kerjaan, dll
Sehingga disinilah, bisa kita lihat bahwa perempuan
cenderung menjadi “korban” dalam hubungan percintaan. Padahal sesungguhnya ini
sifat asli dari laki-laki dan perempuan. Dalam hal ini, si wanita merasa
dirinya sudah tidak dianggap lagi padahal kenyataannya si pria masih
mencintainya tapi dengan ungkapan yang berbeda. Dalam menyelesaikan masalah
ini, wanita cenderung setia, memilih diam, dan terus disisi pasangannya.
Sedangkan pria, jika ia merasa kecewa dengan wanitanya, ia dengan mudah
berpaling ke lain hati. Ini juga yang menyebabkan banyak janda yang tetap
memilih untuk hidup menyendiri dan banyak pula duda yang memilih untuk mencari
pasangan kembali.
Sungguh, ini bukan hal yang sepele, lalu bagaimana
penyelesaiannya?
Kepada kaum adam, kaum yang gagah.. hendaklah kalian selalu
memberi perhatian kepada pasangannya karna yang wanita inginkan hanya perhatian
yang konsisten. Kurangi ego kalian untuk cuek terhadap pasangan, justru karna
ia sudah menjadi milik kalian, kalian harus memperlakukan sebaik mungkin. Jaga
hatinya, hatinya lembut dan mudah tersentuh. Ia rapuh, maka kuatkan ia dan
jadilah penyangga yang kokoh. Jangan sekali-kali membuatnya menangis karna akan
lebih menyakitkan bukan jika ada pria lain yang menghapus air matanya. Tuntun
dan bimbing wanitamu, karna ia sudah percaya sepenuhnya kepadamu. Hindari
harapan kosong karna itu sama saja membuat masa depannya hampa. Jadilah sosok yang
tangguh, namun mempunyai kelembutan hati. Bukankah dalam agama kita disebutkan,
bahwa “sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya”
Kepada kaum hawa, kaum pemilik kelembutan.. hendaknya kalian
terus menjaga sikap, ego, hati kalian agar tidak mudah berubah. Berusaha
sebijaksana mungkin, teruslah mencintai pasangan kalian, jika menghadapi
permasalahan seperti tadi, jangan sampai mengurangi kepercayaan kepada pasangan
kalian. Jika memang perhatiannya tidak lagi sama seperti dulu, jangan sampai
prasangka buruk membuat kalian rapuh.. mungkin saja waktunya ia gunakan untuk
membahagiakanmu tapi dengan cara lain, jangan beranggapan ia sudah tidak
mencintai kalian lagi, perasaannya masih sama tapi dengan ungkapan yang
berbeda. Nah, agar kalian tetap dicintai seperti yang dulu, buatlah suasana
baru. Suasana yang membuat pasangan anda semakin betah dengan anda. Suasana
apapun itu, misal dengan tampilan baru yang disukai pasangan, atau hal hal lain
yang mengasyikkan. Menjadi wanita, selain anggun, harus kreatif juga dong.
Nah.. kepada kalian yang menjalin hubungan, hendaknya saling
menjaga perasaan satu sama lain, anggaplah jika kalian berbuat sesuatu, kalian
pikir dampaknya seandainya kalian ada dipihak pasangan. Jangan mudah
mengucapkan kata pisah. Itu hal yang bahaya meski hanya becanda, karna bisa
melunturkan kepercayaan sang wanita, jangan anggap sepele tangisan sang wanita.
karna wanita takkan menangis bila hanya karna masalah sepele di antara kalian.
Jaga hubungan itu, mencintailah seakan besok kiamat. Dan
ingat! Tetap harus ada dalam bingkai syariat-Nya. Tips ini bukan untuk yang
pacaran. Penulis tidak ridho bila isi tulisan ini disalah gunakan.